Korps Protokoler Mahasiswa Universitas Padjadjaran (KPM Unpad) telah melaksanakan acara tahunan yang selalu dinantikan yaitu Protocol Fair 2025. Acara ini merupakan ajang kompetisi nasional yang diadakan oleh KPM Unpad sebagai wadah untuk mengembangkan diri sekaligus mengasah minat dan bakat para peserta dalam bidang keprotokolan serta public speaking.
Puncak acara Protocol Fair 2025 telah dilaksanakan pada Sabtu, 8 November 2025 di Bale Sawala, Gedung Rektorat, Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Pada tahun ini, Protocol Fair 2025 hadir dengan konsep yang lebih elegan dengan tema “It’s Protocol Showtime: Speaking Gracefully, Organizing Wisely, Acting Impactfully”. Tema ini menegaskan bahwa petugas protokol tidak hanya hadir untuk tampil, tetapi juga memancarkan keanggunan dan sisi elegan dalam menyampaikan pesan, menyusun persiapan dan melaksanakan agenda dengan penuh kehati-hatian, serta bertindak dengan penuh dampak sehingga setiap kegiatan yang dijalankan memberikan kesan bermakna bagi semua pihak.
Sejalan dengan tema yang dibuat, tagline “Speak with Grace, Embrace the Stage” pada Protocol Fair 2025 juga mendorong petugas protokol untuk menunjukkan profesionalisme dan kepercayaan diri, sehingga diharapkan peserta mampu menguasai teknik penyampaian pesan yang efektif dan berwibawa saat tampil di atas panggung.
Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan Hymne Universitas Padjadjaran. Selanjutnya, acara dibuka dengan meriah oleh Kang Habby Haikal Zulfa S. dan Teh Risma Kartika Melandri selaku Master of Ceremony, sambutan meriah tersebut dibalas dengan antusiasme peserta yang menjawab dengan penuh semangat. Setelah sambutan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Kang Adrian Maulana dan saritilawah oleh Teh Putri Askia.


Beranjak ke acara selanjutnya, terdapat penyampaian laporan dari Project Officer Protocol Fair 2025, yakni Kang Vezy Perdana, yang kemudian dilanjutkan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Penasihat Organisasi, Teh Alzahra Munawaroh, sambutan Ketua Umum Korps Protokoler Mahasiswa Universitas Padjadjaran, Teh Helda Qibtiyah, serta sambutan hangat dari Pembina Korps Protokoler Mahasiswa Unpad, Ibu Wina Erwina, M.A., Ph.D. Pada sambutannya, Ibu Wina berpesan kepada seluruh pihak yang hadir untuk menjadikan acara ini ajang dalam memperluas relasi dan mengasah kemampuan dalam bidang keprotokolan dan public speaking. “Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak secara nasional, mari manfaatkan bersama untuk memperluas relasi dan mengasah potensi,” lanjut beliau.




Di kesempatan ini pula, hadir secara daring Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, S.Psi., MOP., Ph.D., Psikolog, selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran yang menjadi perwakilan dari pihak universitas di acara ini. Pada sambutannya, Prof. Rusyda menyampaikan bahwa kegiatan Protocol Fair 2025 yang dilaksanakan oleh KPM Unpad akan memberikan pembekalan dan ilmu baru, serta menciptakan jaringan relasi yang lebih luas antara Universitas Padjadjaran dan masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan dapat membangun hubungan baik yang lebih luas antara Universitas Padjadjaran dan masyarakat umum,” tutur beliau.

Acara dilanjutkan oleh seminar keprotokolan bertajuk “Protocol in a Dynamic Era: Professionalism, Technology, and Humanism” dengan narasumber Teh Titis Rahayuningtiar yang merupakan Penata Keprotokolan, Protokol Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta. Pematerian ini dipandu oleh Kang Asep Ruslan selaku Pranata Humas pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Cimahi. Pada pematerian ini, Teh Titis memaparkan etika keprotokolan yang berhubungan dengan sifat humanis dan menegaskan jika tata krama adalah hal terpenting yang harus dimiliki oleh seorang petugas protokol. “Kunci profesionalisme adalah etika dan empati. Humanisme sebagai protokoler adalah dengan cara memuliakan manusia dan mengontrol sisi emosional,” ucap Teh Titis. Selain itu, Teh Titis juga menjelaskan perbedaan antara keprotokolan Daerah Istimewa Yogyakarta yang notabenenya adalah kesultanan Yogyakarta dengan keprotokolan pada umumnya.



Setelah seminar keprotokolan, acara dilanjutkan dengan seminar public speaking yang bertajuk “Speaking with Excellence: Public Speaking as a Reflection of Professionalism” dengan pemateri andal, yakni presenter sekaligus pewara berita profesional, Kang Andromeda Mercury selaku News Anchor TVOne dan Moderator Debat Capres 2024. Pematerian ini ditemani oleh Teh Asti Azhar selaku Training Officer PT. Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. yang memandu jalannya seminar. Pada seminar kali ini, Kang Andromeda memberikan pemahaman tentang bagaimana menjadi public speaker yang baik dan beretika. Kang Andromeda menjelaskan bahwa percaya diri untuk mampu berbicara di depan publik kuncinya adalah berlatih, “Segala hal harus dilatih, dengan keinginan belajar dan sikap fleksibel dalam mengekspresikan emosi, seorang presenter dapat menguasai pembacaan beritanya”. Kang Andromeda menyajikan pematerian dengan konsep praktek langsung dan melibatkan peserta. Peserta diajak untuk mencoba berbicara di panggung dengan challenge yang berbeda untuk setiap orangnya. Pematerian berjalan dengan sangat menyenangkan karena konsepnya yang interaktif, terlebih karena Kang Andromeda juga memberikan feedback dan mencontohkan bagaimana cara untuk menghadapi “challenge” tersebut setelahnya.



Sebelum berlanjut ke sesi Final Lomba MC Semiformal, dilakukan penentuan nomor urut peserta tampil dengan cara spin wheel. Setelah semua peserta final telah mendapatkan urutan, terdapat break ishoma terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan solo vocal dari Teh Davina Raesa untuk membangun energi setelah beristirahat. Teh Davina membawakan lagu “All I Ask” milik Adelle, “A Whole New World” dari Brad Kane dan Lea Salonga yang dipopulerkan kembali oleh Zayn Malik dan Zhavia Ward. Selain itu, Teh Davina juga membawakan lagu “Berharap Tak Berpisah” milik Reza Artamevia.

Ketika penampilan Teh Davina selesai, tiba saatnya para peserta menghadapi babak Final Lomba MC Semiformal. MC kemudian membacakan teknis ketentuan dan peraturan lomba. Pada mata acara ini, dapat terlihat para finalis bersungguh-sungguh dan kompetitif menunjukkan performa terbaiknya.







Lalu, untuk mencairkan suasana di ruangan setelah kompetisi, acara dilanjutkan dengan penampilan dari Teh Nisrina Arija. Pada penampilannya kali ini, Teh Nisrina membawakan lagu “Cantik” dari Kahitna, lagu “Bandung” milik Yura Yunita, dan “C.H.R.I.S.Y.E” milik Diskoria sebagai penutup. Suara merdu dari Teh Nisrina tidak hanya mencairkan ketegangan peserta, tetapi juga bisa membuat audiens turut bernyanyi bersama.


Setelah penampilan Teh Nisrina selesai, MC turut mengumumkan pemenang doorprize untuk peserta seminar yang mengikuti challenge “Snap the Moment Protocol Fair 2025”.

Selanjutnya, tibalah saatnya acara puncak Protocol Fair 2025, yakni pengumuman pemenang Lomba News Anchor dan MC Semiformal. Juara 3 News Anchor dimenangkan oleh Ruth Uliarta Manurung asal Yogyakarta, Juara 2 News Anchor dimenangkan oleh Emrei Maulida Kurniawan dari Universitas Jember, dan Juara 1 News Anchor dimenangkan oleh Amelia Rizky Alvianit dari Universitas Diponegoro.




Setelah pengumuman pemenang Lomba News Anchor, MC melanjutkan acara dengan pengumuman juara Lomba MC Semiformal. Berdasarkan keputusan juri, dari 15 finalis Lomba MC Semiformal, telah terpilih 3 pemenang yang dinobatkan sebagai juara Lomba MC Semiformal. Juara 3 Lomba MC Semiformal dimenangkan oleh Muhamad Ardiansyah dari UIN Jakarta, Juara 2 Lomba MC Semiformal dimenangkan oleh Shafna Puspita Prastya dari Universitas Gadjah Mada, dan Juara 1 Lomba MC Semiformal dimenangkan oleh Rahmania Nurul Diniyah dari Universitas Padjadjaran.
Kami ucapkan terima kasih atas kontribusi serta semangat Akang Teteh peserta Protocol Fair 2025 karena telah mengikuti rangkaian acara kami sampai akhir. Kami harap, seluruh peserta dapat mengambil makna dan pembelajaran pada kegiatan kali ini dan menjadikan pengalaman yang berharga untuk masa depan. Terima kasih kami sampaikan pula kepada seluruh panitia Protocol Fair 2025 yang bekerja keras mempersiapkan acara, Akang Teteh Pengurus KPM Unpad 2025, pihak Sponsor, Media Partner, serta seluruh pihak yang telah mendoakan, hingga berpartisipasi dan mendukung kegiatan Protocol Fair 2025 sehingga acara ini dapat berjalan dengan sukses.
Sampai jumpa di Protocol Fair 2026, Sahabat PF!







