Kompetensi dan Profesionalisme Protokoler

Kegiatan pelatihan Protokol dan Master of Ceremony merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kota Kotamobagu dalam rangka mewujudkan petugas Protokol dan Master of Ceremony yang memiliki Kompetensi dan Profesional.

“Untuk menjadi seorang Protokol dan Master of Ceremony yang berkompeten dalam menangani acara resmi maupun kenegaraan, maka tentunya dibutuhkan tiga hal yaitu, Pengetahuan, Kemampuan dan Sikap,” kata Nasrun.

Bagi seorang Protokol dan Master of Ceremony, harus bisa menguasai berbagai aturan Keprotokolan yang ada yang didukung dengan Etika dan Performance yang prima.
Beragam jenis acara seperti acara kenegaraan, kepemerintahan, bisnis, event sosial, wisuda, dan kunjungan pejabat membutuhkan pemahaman protokoler. Protokoler yang salah selain membuat malu penyelenggara, juga bisa berakibat risiko keamanan bahkan terancam gagalnya perijinan dan keberlangsungan usaha yang lebih besar. Menangani tamu VVIP serta menyelenggarakan acara dengan sukses merupakan syarat utama, lalu persiapan membangun atmosfer yang baik dan aspek keamanan. Aspek hukum perijinan serta memilih support unit seperti EO, Prasarana, Lighting serta MC yang tepat sangat penting. Seorang protokoler juga berperan sebagai stage manager. Ini adalah hal yang sangat dipentingkan dan harus diutamakan untuk dikuasai oleh setiap bagian protokoler dan master ceremony. Terkadang bagian protokoler juga harus dapat memberitahu para MC apa yang harus dilakukan, apa yang dilarang dan beragam hal yang harus dilakukan ketika kondisi dan situasi mendadak bermasalah (when things gone bad).

Tugas dan tanggung jawab yang diemban petugas protokol sangat berat, namun dalam melaksanakan tugas hendaknya tidak dilaksanakan dengan kaku. Undang-undang dan peraturan terkadang di buat dalam kondisi ideal.

“Dalam prakteknya kadang harus dikombinasi dengan sense.”

Hingga kita mempunyai feeling apakah dapat diterapkan seperti yang tertulis atau perlu dilakukan modifikasi atau penyesuaian
Seorang protokoler memiliki aspek yang penting dalam hal tata pengaturan tempat, tata upacara, dan tata penghormatan. Peran protokol bukan sekadar pembawa acara atau petugas yang mempersilakan tamu, melainkan diajar mengenai teknik berkomunikasi yang baik dan benar, bagaimana menjadi pribadi yang efektif dan tentang personal grooming, yaitu tata cara berpenampilan di dunia professional. Aktivitas protokoler yang diterapkan secara benar justru sebaliknya akan memberikan dan menjanjikan sebuah penghormatan yang tepat terhadap semua pihak. Kinerja protokol dapat meningkatkan pembentukan citra dari sebuah organisasi. Petugas protokol selain harus cekatan dalam berkoordinasi dengan pihak internal, juga harus cakap dalam menjalin komunikasi dengan pihak luar.

Disusun oleh : Tim Litbang KPM Unpad

Referensi :

http://www.m-knowsconsulting.com/protokoler-master-ceremony/
https://totabuan.co/2016/12/protokol-dan-mc-harus-miliki-kompetensi-dan-profesional/
https://www.bappenas.go.id/id/berita-dan-siaran-pers/features/menjadi-protokoler-yang-andal-dan-profesional/

Posted

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *